Showing posts with label School. Show all posts
Showing posts with label School. Show all posts

Sunday, July 20, 2014

One week (only).


Akhirnya Hari Minggu, akhirnya acara Takbir 2014 (sanlat) selesai, akhirnya gak harus berangkat ke sekolah jam setengah 6 lagi, akhirnya bisa tidur abis solat shubuh, akhirnya akhirnya akhirnya.
Tapi hampa banget pas bangun tidur liat jam udah jam 7an, aneh gitu hmm.

Wah, apa tuh Takbir?
Tadabbur Akbar Bulan Suci Ramadhan :3

Selasa, 15 Juli 2014 s.d. Sabtu, 19 Juli 2014
Takbir Day-1 : PJ. Materi. Materi. Sampe. Mabok.
Takbir Day-2 : PJ. Materi. Materi. Lagi.
Takbir Day-3 : PJ. Materi. ESQ. Sedih.
Takbir Day-4 : Tabligh Akbar.
Takbir Day-5 : Hari yang sangat menggelegar.

Hari pertama masih agak kacau karena banyak ngaret, hari kedua alhamdulillah oke, hari ketiga alhamdulillah juga, hari ketiga agak riweuh dikit tapi okelah, hari kelima wah cobaan datang haha. Tapi salut banget deh sama panitianya, para koor dan anggotanya, terima kasih sponsor, duitnya banyak wuhu hahaha duh jadi pengen cheesy nih wkwk.

Acara ini juga acara pertama yang dipegang PP tanpa JB. Jadi bener bener kerasa banget kerjanya, yang biasanya disuruh jadi nyuruh, yang biasanya nanya jadi harus mutusin sendiri. Tapi sebenernya kerjaan gue sih gak banyak, cuma bikinin jurnal sama cash flow aja hampir tiap hari biar gak pusing, itu pun di rumah haha, sempet iri jadinya sama yang punya banyak kerjaan, tapi gak mau pusing, egois, ya?

Dan buat gue sendiri, seneng banget bisa ikut dalam kerjasamanya OSIS sama DKM. Makin kenal banyak orang, makin bisa belajar banyak dari semuanya, seneng pokoknya.

Beberapa cita-cita panitia juga tercapai dari adanya acara ini, salah satunya:
Pake handy talky.

Gatau berapa panitia yang bahagia cuma gara-gara itu. Ini serius. Gak bohong.
Pas evaluasi terakhir kemaren juga bertebaran kalimat-kalimat cheesy. Iya cheesy. Huft udah selesai deh kerjasama antarpanitia yang berujung modus ehahaha hayoloh.

Nah, mau menyimpang dikit. Setiap habis rabes atau evaluasi, gue sama dita iseng-iseng 'Trip After Rabes dan Evaluasi' HAHAHAHA terus ceritanya kemaren buat yang terakhir kalinya, kita ngajak Akbar. Rencana awalnya satul; mau ngupi cantik gosip dikit eh astaghfirullah haha engga kok engga. Yaudah tuh kita buka bareng, eh iseng bilang di group line kalo kita pake duit surplus Takbir, ada yang biasa aja, ada yang nganggep becanda, ada yang tau becanda tapi sewot, ahaha maafkan kami bertiga kawan kawan :3

Pokoknya terima kasih untuk liburannya yang udah diganggu, tidurnya yang kurang puas, dan tenaganya yang terkuras. Sukses terus panitia Takbir 2014!

Jangan lupa masuk jam 6, ya.
Tapi aku hari ini izin, mungkin untuk dua sampai tiga bulan ke depan.

Tuesday, February 25, 2014

Today's list


The day went that well until i knew about my bad score on biology, but after all today was great, considering this is 25.

And the quote of the day goes to...
"Gimana mau jadi psikolog kalo kerjaannya ke psikolog mulu?"

Unconsciously said by me when Fika and I talked about how life would be great if both of us were psychologist.  But unfortunatelly we both love those psychologists, the pyschology, and didnt take the social science which is the requirement to take the psychology majors, so despedida.

Updates
1. Math test tomorrow, im not in the right mood.
2. About 2 weeks until my expected holiday, and 3 weeks until mid-test.
3. My playlists:
Gorilla - Bruno Mars
After The Storm - Mumford and sons

Friday, February 14, 2014

Poem War


So, seriously, instead of appreciating friends by giving an attention while they were performing the story telling, I made some poems and laughed too much.  Unless when Astrid and Kaka gave the performance and took all the air I had. The story tellers may lie but they are just awesome.

Almost all the time I tried to focusing myself on the tissue where I put my words on it.  But then Kaka and Fiyandi passed me a paper with a poem on it.  Thinking to write a reply, so I asked Fika a help and we wrote a poem.

Tai

Lekukan wajahmu
..........sesuatu yang indah
Warnamu bak mentari semu
Menghunus pedang aroma ke dalam dadaku
Wahai tai dalam jamban
Bak jalang di jalan malang
Yang pergi tinggalkan kenangan
*)Lupa sebagian baris, akan ditindak lebih lanjut

And we both trying to make such a vivid diction like ever but instead of got a purity, Sari told us it was disgusting, I didn't refuse. Then we passed it to Kaka and Fiyandi and got a reply which is titled Teh Pucuk Harum.

Teh Pucuk Harum

350ml yang menyegarkan
.....

 I noticed it was more disgusting.

I didn't get any point why did I make this post but maybe a conclusion would pay every minute you spend to read this HAHAHAHA-_-

excessive diction = disgusting.
And a high schooler always have a way to make it more disgusting. I'm a high schooler and I love diction<3

Friday, January 10, 2014

Toleransi.


Lima belas tahun dibesarkan oleh toleransi, saya akhirnya terpaksa untuk sadar bahwa dunia ini tidak bisa digenggam hanya dengan bermodal toleransi.  Toleransi yang diikuti dengan rasa tanggung jawab tidak cukup untuk meluluhkan beberapa orang yang menganggap toleransi adalah bentuk lain ketidaktegasan.  Bukan ketidaktegasan, Pak, Bu, tapi memahami kondisi orang lain yang sedang dalam keterbatasan untuk melakukan sesuatu hal.  Toleransi ada bukan untuk dicap sebagai hal jelek, tetapi untuk dilakukan bagi mereka yang masih punya hati nurani.  Bukan memaksakan harus toleransi, Pak, Bu, tapi setidaknya toleransi itu ada, dan meskipun toleransi saja tidak cukup, tapi kita semua butuh.  Mengingat kita sesama manusia, sesama makhluk Tuhan, berusaha untuk saling toleransi dan menghargai, tapi juga bertanggung jawab kepada sesama dan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Apalagi dengan pembiasaan sejak dini, ditanamkan pada mereka yang banyak meniru, daripada harus menonton pria berjoget dengan gerakan yang sama selama 7 bulan itu.  Maka, Pak, Bu, tidak perlu nada tinggi dan naik darah, kerut di wajah juga bisa hilang, dengan mengembalikan toleransi pada tempatnya.

Friday, December 13, 2013

Everybody's (not) fine.


I was in a boring time and had nothing to do when finally someone suggested a really great movie to watch. Everybody's fine.

The movie directed by Kirk Jones and starred by Robert de Niro, Kate Beckinsale, Sam Rockwell, and Drew Barrymore. Soooo the story started when an old man preparing stuffs to welcome his already-grown-up children, but it turned out his children canceled their visiting.  He felt so lonely that he thought, if they couldn't so he could.  So, he started to do a road trip to visit his children one by one and I still didn't know the end bc...........im gonna tell you after this. Dan ternyata film ini tuh film remake dari film Italia judulnya Stanno Tutti Benne (They’re All Fine) karya sutradara Giuseppe Tornatore. Geez, gue gak bisa ngebandingin sama film orisinilnya, gue belom nonton, bahkan remake-nya aja gak sampe selesaaaai-_-

Btw begitu gue tonton, filmnya sediiiiihhh, bisa jadi gara-gara sugesti dari Acit, sih, tapi emang sedih.  Lagi asik nonton bareng Fika, Nidya, Siti, sama Agni, hampir pada mau nangis gitu, udah pada berkaca-kaca, eh tiba-tiba laptopnya Acit lowbatt, nyari charger di tasnya gaada, yaudah pasrah lanjutin nonton aja pokoknya.
Pas scene seru, bener-bener seru banget, lebih seru dari nenek-nenek nendang bola, tiba-tiba laptopnya mati.  Gue, Fika, sama Nidya nyoba buat maksa laptop Acit bangkit dari kubur nyala lagi, tapi tetep aja ujung-ujungnya mati dan filmnya belom selesai. Yaudah mau gimana lagi, sabar aja.

Terus pulangnya gue sama Fika nemenin Yandi dulu ngerjain soal seleksi tim OSK, terus cerita-cerita gajelas banget sambil ngakak-ngakak and yes being the weird ones in a crowd. Udah putus urat malu, sih, emang susah gitu yaudah.

Dan intinya hari ini yaudah gitu, sih, yaudah aja HEHEHE.

Wednesday, October 30, 2013

Kampanye Akbar!

Sekarang ini di Smansa lagi rame sama pemilihan ketua OSIS yang baru.  Kemaren, 29 Oktober 2013, Kandidat Pengurus Harian (KPH), calon-calon ketua OSIS gitu, udah ngadain kampanye tertutup ke kelas-kelas dan hari ini giliran kampanye akbarnya. Intinya sih hari ini dijemur siang-siang di lapangan tengah, tapi akhirnya seru abis c:

Dari jam istirahat pertama, KPH-nya orasi gitu di depan warga Smansa, terus nanti ditanggepin sama Angkatan Rantai Emas dan kalo ada, nanti dibela sama Angkatan Pedang Platinum apa engga Jangkar Bahtera.

Dari Pedang Platinum buat KPH :)

Dari Jangkar Bahtera buat KPH :)

Punya MPK

Terus tiba-tiba, waktu Teh Silvi lagi orasi, Papabun (Rizky) maju ke depan buat ngebela. Jiwa ke-bunsa-an gue seketika bangkit, anggota bunsa heboh, terus teriak-teriak histeris.

Papabun, Ketua Bunsa.

Abis Teh Silvi orasi, ada break Dzuhur dulu. Gue laper dan kepanasan, langsung lari ke kelas berharap kelas dibuka, ternyata engga. Nunggu sambil megap-megap bareng MIPA5 di depan kelas, akhrinya dibuka juga, ah surga. Makan, ngadem, eh gak lama disuruh kumpul lagi, panas-panasan lagi, tapi gajadi soalnya gue nemenin Syifa ke UKS haha. Gue balik ke lapangan waktu calon OSIS pada diteriakin gitu sama RE yang anggota OSIS, terus yang gue tau mereka pada nyuruh Rantai Emas naek ke lantai 2.


Rantai Emas.

Dan tiba-tiba calon OSIS dikasih tugas angkatan.  Disuruh bikin lambang Smansa pake kaen kuning sama biru panjang, PP sama JB ikutan bantuin bikin sama ngisi dalem lambangnya sambil diarahin sama KPH.  Dikasih waktu sekitar 30 hitungan dan hasilnya masih kurang bagus, akhirnya waktunya ditambah dan jadi :)
Abis dibilang berhasil, RE nunjukkin spanduk dari lantai 3, panjaaaaanggg, pake kaen item, tulisannya warna emas sama silver, terus mereka hormat gitu dari lantai 2 ke PP, JB, OSIS, KPH yang ada di lapangan dalem. Terus nyanyi hymne sama mars Smansa bareng-bareng HUAAAOW.


Spanduk dari Rantai Emas.

OSIS Manuver dan MPK Navigasi.


Gue nyesel banget gara-gara gak jadi bawa kamera, alhasil cuma bisa pake kamera hp gue yang bututnya subhanallah. Maaf gambarnya jelek :(

Sunday, October 13, 2013

Truth or Dare.

Because do sitting and smiling to a camera activity is too mainstream.......


Hours melted into days and you lose count of the sunset and the clock but a friend came so all you find that nostalgic moment magically. It's so damn good to be who you are with someone who knows you even more than yourself could.
And minutes are just too precious to see now like you can imagine how 5 minutes can be so long as forever but in a blink of an eye you'll be in another place which is called by future. Im ranting nonsense anyways lol.

Well, im glad to see my juniors in jhs amazingly had held an accidental event named by Spinach 2013. Gue udah ngerasain gimana rasanya bikin Pentatonic 2012, tau kok gimana rasanya capek-capek tidur malem, nyiapin segala macem, belom lagi sama tugas sekolah. Sampe ada yang kena tifus, yang jalan 3 km, yang gosong-gosongan siang-siang, yang ngamen, yang matanya lebih keren dari mata panda, yang berangkat pagi pulang malem, yang deg-degan nunggu berkas diterima, yang mukanya lebih bapuk dari gembel di emperan, tapi semuanya kebayar di tanggal 13 Oktober tahun lalu. Selamat satu tahun capek capek-an!

With Syifa, instead of having a meeting, we broke an ipad and went home.

Sunday, August 25, 2013

Big Camp!

Happy 25, people! May God bless us with kindness in everything.

So, I had a camping activity yesterday and today which is called by 'Mercusuar'. This actually the closing of 'MOPDB' 2013.
Berasa di MOPDB lagi yang jelas dan kakak-kakaknya lebih galak.  Jadi ada tim Pos Komando (Posko) yang punya kekuasaan tertinggi, sih, ibaratnya, dan galaknya kakak PJ belom seberapa sama galaknya kakak Posko.  Kelas gue, X Mipa 5, bikin atribut dari kaos putih yang dicat tulisan 10 milimeter (10 Mipa 5 mental juara dan pinter), terus belakangnya ada tulisan Viva! Mipa! Lima!, bikin headband dari meteran kain (mentang-mentang perwaliannya guru fisika), sama gelang dari tali sepatu.

Dan  kakak-kakak Posko itu udah kayak penampakan, setiap balik kanan tiba-tiba udah pada muncul aja, and that's kinda horor dalam arti lain, serem coy.  Kalo ada kesalahan pas sidang Posko, anaknya bener-bener 'dihujat' sama 13 anggota Posko. Dan tantangan angkatannya gue suka aja gatau kenapa, nyusun puzzle lambang smansa lah, nyusun tulisan 'Kami adalah keluarga yang tidak saling meninggalkan', sama tantangan laen yang gagal-gagal haha.

Gue juga suka waktu disuruh bikin tulisan 'Hidup Smansa' sama 'Aku Cinta Smansa' pake susu kental manis cokelat di roti, terus disuruh dipegang, diangkat tinggi-tinggi sambil teriak 'Hidup smansa, aku cinta smansa', rasanya kaya kompak seangkatan ha-ha, seangkatan ya, ah if you know what I mean.
Dan waktu Sabtu sorenya, abis sidang angkatan, ternyata nama angkatan Pasukan Pemanah (pasif, memilukan, pemalas, tidak amanah) ditolak terus diganti sama Pedang Platinum (pasif, beda ID, ngawur, plin plan, tidak menghargai gunung, manja). Esensinya pasti bisa lo pikirin sendiri haha. Selesai pengumuman nama angkatan, PJ+Posko bikin lorong kaya biasa buat jalan balik ke tenda, terus akhirnya pada maaf-maafan dan itu sesuatu banget sumpah plongnya.

Sabtu malemnya acara api unggun, ada pemuteran video juga selama MOPDB - Big Camp, lagunya ngingetin gue sama IgaveneViis, how are things, buddy? I badly miss you all.

Dan trekking keliling daerah sekitar tempat camping gue jadi kegiatan terakhir yang gue rasa ntakdungdungser.

Sepulangnya gue ke rumah, cek twitter, seperti biasa, Siti sama Dyta bales dendam gara-gara gue ejekin 20, sekarang gue yang kena 25. Ah itu masa lalu ya hmm masa lalu juga bukan, sih, harusnya.  Lagipula I guess I've found someone they told me not to leave and based on a statement, orang yang lagi lo pikirin bisa jadi dia yang mikirin lo duluan, jadi siapapun yang mikirin gue Hari Sabtu malem kemaren, bisa jadi elo yang gue pikirin juga lol.

Salam dari cacing yang dimakan Rilo dan cacing yang Itsar taro di dengkul gue.

Tuesday, July 30, 2013

Shooting Star


I was having nothing to do and desperately needing some new books. I've been in the bookstore last friday with Tia actually but all I got was nothing, poor nasya.

So I was home and I found that book, The Tale of Despereaux. It's my aunt stuff actually and then I re-read that such good story. Well, we all know the story has been animated but you cant get that feeling everytime you flip the page one by one with the smell of yellowish paper then mixed by the air you breath and it would be great with a cup of hot chocolate in a rainy day beside your window, watching the dew on the window at times....................ah<3

Geez, im talking about the little heaven here again yeaha.

Btw, darn today is emngrgergegd. Pembagian kelas dan gue masuk IPA 5, sama Fiqa, sama Sari, dan yang laennya masih item di kepala gue huaha. Bless this lil girl...............dia terpisah sendiri dari gugusnya. Iya haha gue gugus 2 sendiri T_T
Dan IPS nya smansa cuma 1 kelas, 42 anak, wanjer.
Terus abis dibagi kelas, satu smansa dijemur siang siang di lapangan depan buat latihan obade 17 Agustus. Tiba tiba kebayang es buah.
Ah udah jangan dibahas lagi.

Well, ofc im gonna miss gugus 2 so bad. Ah nasya, selalu deh kalo udah pewe jadi susah lagi. Tapi udah janjian sama Syifa, Dita, kalo istirahat pasti bareng :3 Dan awas gugus 2 kalo pada sombong, gue tampolin satu satu -_-

But all in all, I'd love to thank you Gugus 2 yang udah jadi orang pertama yang berhasil ngasih kesan kesan pertama gue di smansa<3{}

*Updates*
1.  Baby, I'll be home tomorrow gaaah<3
2. Gonna have 2 break fasting plans for tomorrow at CH2 and on Thursday with      beloved Igavene Viis.
3. My playlist.
   Home - Phillip Phillips

Me : Hey, stop! No moving! Im gonna take some picts of you
Sista : What?
Me : Keep looking outside!
Sista : *turns head*

Sunday, June 23, 2013

I'm glad you came.

22nd of June 2013.  The air was tinged by some laughters and tears 'cause it was the time for us the troublemakers to actually graduate :')

Gue sampe sekitar jam setengah 8 di sekolah bareng April, berasa kaya orang bego nenteng-nenteng kotak sepatu, pake kebaya abang-none, udah pake make-up, cuma berdua doang, berdua. Akhirnya baru masuk ke gedung SMP waktu Siti dateng.
Satu per satu dateng, terus akhirnya ngumpul di ruang guru.

Sekitar jam 9an, Igavene Viis keluar dari gedung SMP ke kursi-kursi depan panggung di lapangan gedung SD. Kirain udah mau prosesi, di rundown sih prosesi jam segituan, ternyata.........................ngaret. Ternyata Igavene baru prosesi sekitar jam setengah 12 lewatan, dan itu panas banget broh-_-

Abis prosesi, anak cewek lepas wedges dan nyeker, emang gak bakat jadi cewek wkwkw. Terus pada siap-siap buat tampil, ngambil-ngambilin alat, dsb, di samping panggung.
Akhirnya Igavene tampil abis sambutan fkomg SD.
Penampilan pertama Igavene itu lipsync lagunya Benyamin Sueb yang 'Di sini aje'. Di search ya kalo gatau :3
Penampilan kedua, selalu, wajib, kudu, mesti, harus, musikalisasi puisi. Igavene ngebawain puisi Bayang karya Kahlil Gibran yang gue sama Siti aransemen sendiri. Puisi satu lagi, puisi Perpisahan karya H. Fredie Arsi, kakeknya Siti.
Dan seperti biasa, ternyata gitar belom nyetem. Untungnya gitar gue bener, jadi Siti sama Arman nyetem di panggung.  Di puisi kedua, mulai deh pada nangis. Liat ke penonton, emaknya Siti nangis, Pa Tomo ngusep-ngusep mata, Ibu yayasan juga :'''')

Abis acara selesai, semuanya ngumpul di gedung SMP.  Ada acara ngasih kenang-kenangan gitu buat guru-guru, ketawa-ketawa bareng juga buat yang terakhir kalinya :') terus dilanjutin sama makan siang bareng.
Dan Igavene Viis bubaran sekitar jam 3 kurang :')

It was hell to face the truth that im going to miss everyone, my friends, teachers, everyone!
I dont want to let go of my current life just yet and all those the flashbacks of school memories keep on replaying itself on my head like a broken record T_T
Kalo udah gini rasanya 3 tahun bener-bener kurang :(((((((((((
Dadah Igavene Viis, gue sayang sayang banget sama kalian. Semoga sayang gue ke kalian gak berubah sampe nanti kita ketemu lagi :') Sukses semuanya di SMA nya masing-masing, jangan lupain gue yaaa :''''''')











Thursday, May 30, 2013

Done.

Igavene Viis

Coolest kids in the world staring back at you.

Anak marawis.

???????

who's taking this anyway-_- 

Hello x.

 
Thanks God for the free wifi. 

Best expression ever, a standing applause would be great.

These past few weeks Im so driven by some thinking about my national exam score.  And there's not much time for me and my class until the graduation day. Actually this is so sad imaginating they would be no longer beside of me in only a month.

Haaaahhh. Di sisa waktu ini, cielah, dapet tugas latihan *tut* buat tampil di pentas akhir tahun.  Rasanya aneh aja liatin muka mereka satu-satu, ketawa-ketawa bareng, ada yang bahagia, sedih, galau, biasa-biasa aja, terus ngebayangin satu atau dua bulan lagi gue udah gak sama mereka. Itu.............sedih.  I wish I had more time together with them.  Dan hari-hari yang kesisa buat gue sama mereka jadi lebih berharga setiap detiknya, biar bisa bareng-barengnya lebih lama, lebih puas.  Kayanya 3 tahun ini kurang banget, bangeeeeeeettt.

And the fear of what my new class would be is now coming.
"Akankah ku temui kebahagiaan seperti di sini.
Sahabat yang selalu ada, dalam suka dan duka."
Itu lagunya Sherina jaman dia masih cilik, gausah dibahas.
Yaaaa, ketakutan terbesar gue, kehidupan sekolah negeri selalu keliatan 'sangar' buat anak-anak swasta.  Hhhhhh.  Gue juga takut gak bisa nemuin temen-temen kayak mereka, walopun orang bilang temen bisa dicari, tapi ya kalo beda ya beda aja.

Actually in some ways Im as confused as ever, but I believe Im confused on a higher level and about more important things.  Also the fact of would be losing them as soon as possible, that's matter, and again I feel like riding the most dangerous roller coster in the world, fall down to a really big fish opening its mouth ready to have a bite.
I wish I'm done, but it's yet to be done.

Thursday, April 25, 2013

Pensil, Penghapus, dan Pengawas.

Hot news tentang gue : Gue udah UN. Thank you for those who claps their hands for me *kedip-kedip*
Akhirnya Nasya UN.
Akhirnya yang ditunggu-tunggu kejadian juga.
Akhirnya selese juga.
Akhirnya bebas juga.
And fyi, selesai ujian tadi gue mendadak bisa terbang, jadi gue terbang dari sekolah sampe rumah, well engga, sih, boong. Yang jelas gue gak dibolehin kemana-mana sama emak gue abis UN tadi, harus langsung pulang.  Rencana nonton Ironman 3 gue gatot cetar membahana.

The most important thing of all, akhirnya gue nyaksiin gimana kalimat-kalimat anak kelas gue selama setahun yang isinya ".....nanti abis UN" runtuh dan hancur berkeping-keping di depan gue HAHAHA. Problem, huh?
Dan empat hari spektakuler kemaren gue anggep cuma sebagai gerbang menuju gue yang mau jadi anak SMA nanti. Cie.
Tapi gue gak mau nulis tentang gimana kalo gue jadi anak SMA dengan tinggi gue yang di bawah rata-rata ini, kok, engga.

These 4 days realizing me that I have them, sahabat-sahabat gue.  Gue sama mereka berjuang bareng dan mereka yang seserius hari ini dan 3 hari kemaren udah nyadarin gue, mereka bisa serius ternyata. Bukan, bukan, maksud gue mereka bisa ngebuktiin apa yang mereka bilang, mereka belajar bener-bener, biar bisa lulus bareng-bareng.  Tapi gue juga gak nyangka Igavene Viis bisa seserius itu.___. pada pake pelet apa lo?

Woles men.

And I'd love to thank you.................
Buat semua yang udah doain gue sama temen-temen gue, makasih ya buat harapannya.
Buat orang tua semuanya, makasih ayah, bunda, mama, papa, ibu, bapak, papi, mami, pipi, dan mimi.
Buat yang udah ngasih support, makasih buat senyumnya.
Buat guru-guru yang udah ngajarin tiap hari sampe mabok, makasih ya pak, bu.
Buat temen-temen seperjuangan, makasih ya tangan dan bahunya.
Buat pengawasnya, makasih pak, bu, udah ngawasin Igavene, tapi laen kali pake kaos kakinya jangan beda sebelah ya, pak, bikin gak konsen.

And for those who wonders, guess what.......


we have passed the national exam.

Salam 17 tangan.

Saturday, March 16, 2013

Photo Day

Untuk mengisi malem minggu gue yang akan segera berakhir, untuk mengisi sisa hari sabtu gue yang akan segera menjadi minggu, gue ngepost lagi aja deh.

So, it was started at 9 this morning.  Hari ini ada pemotretan buat ijazah di sekolah, disuruh kumpul jam 9. Gue sama April dateng dari jam setengah 9 lewat, tapi baru mulai jam setengah 10 lewat. Namanya juga orang Indonesia, engga ngaret, engga gawl.

Waktu fotografernya dateng, langsung pada lari ke kamar mandi buat ganti baju.
Yang namanya pas foto kan cuma diambil badan atas doang, jadi cuma disuruh ganti baju atasan, diganti sama seragam hari senin dengan bawahan.........................celana jeans.

Langsung deh heboh kaya pasar, ribut ngurusin rambut masing-masing, engga cewek engga cowok sama aja.
And we took a turn to get our own pict one by one. Dan foto gue jelek abis, sialnya itu foto bakal nempel di ijazah gue seumur hidup.

Semuanya udah selesai foto buat ijazah masing-masing dan kemudian berlanjut ke sesi foto bersama yang engga disengaja.
Dengan atasan seragam putih dan bawahan celana jeans, here are the amazing photos.









 Nanti gue tambah lagi kalo udah dapet file dari tukang fotonya, selamat malam minggu.

Tuesday, February 5, 2013

What A Nice Start, February

Weeellll, gue sedang dan akan menjadi seperti biasa, lagi sibuk-sibuknya TO, sibuk-sibuknya ngerjain latihan, sibuk-sibuknya ketemu lembar jawaban yang harus gue warnain item-item pake pensil. Kalo dipikir, gue SMP kelas 3, kenapa harus ngerjain kerjaan anak TK ngewarnain lingkaran-lingkaran gitu? Semacam turun kasta gitu ya hem.

Btw ternyata udah bulan Februari aja ya hahahahahahahahahahahahahahahahahaha.
Baru aja gue dateng, udah kaya dikasih welcome drink basi terus ada yang ngebanjur air got di samping gue, please deh ya.

Gak tahu emang kalo setiap awal bulan gue sial mulu apa awal bulan Februari sama Januari itu emang sial buat gue?

Hari pertama bulan Februari kemaren aja udah dari pagi gue sial.
Sebelom berangkat sekolah, gue udah maraton bolak balik tiga kali dari mobil ke rumah, capek. Pas gue lari, kerudung yang gue pegang jatoh, siplah.

Di sekolah, gue baru sadar pas gue cek ke tas, gue lupa bawa coret-coretan matematika, okede.
Waktu gue buka tempat pensil, jengjeng, gue salah bawa, ternyata itu tempat pensil emak gue, emang salah kalo kembaran, mana ada duitnya lagi disitu, matilah gue-_-

Ternyata waktu jam pelajaran yang abis solat, ada razia, gue inget ada duit di tempat pensil emak gue yang gue kira punya gue, semoga gak ditanya-tanyain terus dinasehatin gaboleh bawa duit banyak banyak.
Terus masih banyak kesialan kesialan gue yang gak bisa gue tulisin di sini-_-
Siangnya gue praktek keterampilan bikin kroket nasi italia dan ternyata kurang garem, yaudah.

Skip Sabtu sama Minggu, langsung ke Senen aja. Hari Senen yaaaaa mood gue jomplang abis, kampret. Rasanya pengen mutilasi orang, itu aja.
Dan pas pelajaran IPA, nightmare gue beneran kejadian, Pa Tomo cas cis cus soal duit, untung gue sama temen-temen gue jago ngeles, okede.

Udah gitu siang-siangnya, dengkul gue kejedot meja gue di ruang komputer, didorong Resma gara-gara gue bikin animasi tentang sebe**s wkwkw. Gue udah ngira bakal biru, eh bener aja pulang-pulang udah ada tompel biru di dengkul gue, yasudahlah.

Dan hari ini, gue ngerasa kaya orang ling lung dari pagi.  Mood gue juga  kaya lagi naek kapal laut sekaligus kapal selem, naek turun naek turun, everyone knows itu kampret.
Pagi-pagi sih gue sebenernya gak telat, I do deserve a medal karena gue dateng lebih pagi dari biasanya dan gue gak telat. Tapi ternyata pas gue masuk, udah ada Pacir, Rio, Kevin, sama Rasvi mau keluar. Pas gue mau nyampe kelas, si April teriak dari loker.

April : Nas, lu mau gue tinggal apa jalan rada cepetan?
Gue : *Senyum-senyum manis gula garem cuka* Hehe iye pril. Udah bel?

Dan si April bukannya jawab pertanyaan gue malah celingak celinguk kek orang nyasar.
Terus gue masuk kelas, gue liat kursi-kursi masih pada kosong, anjir ini pada kemana?
Di mesjid abis solat dhuha, gue liat jam, ANJRIT MASIH JAM 7 KURANG 5. Gila-___-
Gue liat anak cewe kelas gue yang telat, pada lari ke pinggir mesjid, daripada masuk diomelin ya mendingan pura-pura lagi gak solat wkwkwk.

Pas sebelom solat dzuhur, gue keluar kelas buang sampah terus masuk lagi.
Kevin : Bar, masa pintunya bisa kebuka sendiri luh.
Gue : *Pasang muka sok sok sangar gitu*
Jabbaar : Wedeh, gile pin. Wayolo pin ada yang nyariin pin wayolo, gak ikutan ya gua.
Kevin : Weh gue juga gak ikutan yeee.
Gue : KAMPREEEEETTT.

okedeh.

Pas pelajaran Al-Qur'an kan Pa Ipul nya gak ada, yaudah bebas, aseeeeeeeeeeek.
Gue lagi nyoret-nyoret papan tulis terus sama Dyta disuruh nulis IGVNVS di pojok kiri atas ngikutin font Transformer Movie, yaudah gue bikin. Dikarenakan, saya ulangi, dikarenakan, gue kurang tinggi, ya mau gak mau gue naek ke kursi. Waktu lagi asik-asiknya bikin, tiba-tiba Siti sat sut sat sut, pas gue nengok udah ada Bu Resti ngeliatin gue dari luar. Mampus.

Gue : *Turun dari kursi sambil nyengir* Lagi nulis Igavene Viis, Bu...
Siti : Lagi nulis, Bu. Kurang tinggi jadi naek...
Bu Resti : *Mangut-mangut*
Dyta : Lagi nulis, Bu. Ibuuuu, Rizki-nya mana, Bu? <--- Bisa banget ngalihin perhatian wkwkw.

Okelah.

Yaudah deh, udah cukup gue curcol, semoga awal Februari lo gak seburuk punya gue dan semoga punya gue buruknya di awal-awal aja. Salam SCTV.

Friday, January 4, 2013

Ketika Liburan Mau Pulang-_-

Abis baca quote dari Siti:
"Awas nyesel, mumpung kalian masih bisa.Gue sih cuma saranin buat kalian bedua, ntar nyesel. Jadi yaa jangan sia-siain."

Dan ternyata itu gue yang bilang...........hhh.

Btw, happy new year semuanyaaaaaaa!!!!!!!!! Semoga harapan-harapan 2013 kita bisa jadi kenyataan, amiin :)

Okeoke, selamat kembali dari liburan panjang yang sebenernya pendek selama dua minggu ini :)
Jangan lupa oleh oleh buat gue, adek gue, nenek gue, kakek gue, kucing gue, dan kelinci gue.

Btw gak tau kenapa semakin deket dengan tanggal masuk sekolah, gue jadi lebih menghargai setiap detik yang gue alamin selama beberapa hari belakangan ini *sniff*
Gue gak bakal bisa bangun siang, nonton film, maen laptop, tidur pagi, tidur sore lagi nanti hahhhh.
Belom lagi jadwal jadwal TO, PM, jam-jam pelajaran yang pastinya diubah terus bikin sakit kepala, dan yang terpenting UN nunggu gue, kita semua, di bulan April nanti hoaaaaaaah.
 
Fisik dan mental gue belom siap, gue ulangin, fisik dan mental gue belom siap buat masuk sekolah lagi. Cuuummmpaaaah? Miapaaaaah? Ciyus looo? Omegat *mati*

Pak, Bu, liburannya kurang............. well, I really know you know that I'm not lying but PLEASE-_-

Dan setiap detik detik menjelang liburan abis itu....... gue berasa kaya manusia ga berdaya yang lagi nonton badut atraksi bola tapi ternyata udah abis terus narik narik kaki badutnya yang udah jalan sambil minta atraksi lagi-_-
Perumpamaan yang ga bagus tapi itu yang ada di kepala gue.

Pengen juga teriak di danau terus bilang, gue gak mau liburannya abis, gitu aja terus 100 kali sampe suara gue abis.

Tapi satu hal yang bikin gue semangat di antara beribu hal yang bikin gue engga semangat, masuk masuk nanti gue nempatin gedung baru hoho, gedung yang selama ini ditunggu dengan semua janji janji dan protes dan segala macemnya itu akhirnya bisa ditaroin penghuni xixixi;$

Btw btw btw, buku The Mysterious Benedict Society and The Prisioner's Dilemma gue udah nyampe loh setelah berbulan bulan gue cari dan gue tunggu tapi gak ketemu ketemu.

Dan btw, gue gak tau kenapa banyak banget btw di post ini wkwk-_-
Udahan ah, good luck acara 'Back To School' nya, salam manis dari gue.

Thursday, December 20, 2012

Class Meeting \m/

Akhirnya UAS 7 hari gue selesai coooy, selesai.
*bakar buku*
*backsound we are the champions*

We are the champions my friend
and we keep on fighting till the end..

Rasanya plong banget gitu ya, tenaaang, damaaaiiii, otak gak perlu bakar-bakar sate lagi sampe ngebul, haaaaahhhh contoh kecil surga dunia.
Tapi ga bisa bener bener plong juga sih, masih deg-degan noh ada nilai yang yaaa gatau deh gimana nasibnya, kalo kata guru gue sih kita kan udah ikhtiar, ya tinggal tawakalnya aja. Kalo mau, lo solat tahajud tiap hari, solat 5 waktu tepat waktu gak lupa sama solat sunnah qabliyah sama ba'diyah.

Nah, kalo abis UAS pasti ada class meetingnya yakan yakan? Class meeting sekolah gue itu mulai hari Senin, 17 Desember 2012 sampe hari Rabu, 19 Desember 2012 kemaren.

Saturday, December 1, 2012

Makalah Biologi dan Semua Ceritanya

Hai, ini gue Nasya. Hari ini capek, iya capek. Hari ini tuh gue praktek bikin donat buat nyelesein tugas makalah biologi gue tentang bioteknologi.

Cobaan-cobaan udah mulai pada dateng bahkan waktu kelompok gue baru mulai bikin. Lupa resepnya. Padahal donat termasuk yang paling sering gue bikin sama yang laen, tapi gak tau kenapa hari ini tuh emang sesuatu banget cetar membahananya-_-

Setelah capek-capek browsing dan telfon sana-sini, akhirnya kelompok gue mutusin buat mengkombinasikan beberapa resep dari internet dan beberapa resep orang tua dan gak lupa kepercayaan masing-masing, bahasa singkatnya cuma pake feeling alias ngira-ngira.

Sunday, November 18, 2012

Friends Are Forever

12 Juli 2010.

Hari pertama gue jadi anak putih-biru. Gue masuk sekolah kaya biasa dan gak ngerasain perbedaan yang ekstrim, jelas karena sekolah SD gue sama SMP gue masih satu tempat satu yayasan.

Gue masuk ke ruangan yang dipake buat Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD). Familiar, gak ada yang beda cuma ya emang sih orang-orang di sana beda sama mereka-mereka yang ada waktu gue SD.

Gue ketemu sama temen SD gue; Resma, April, Afra, Alik, Kevin, Imam, Eka, Rasvi.
Terus temen-temen baru gue; Dyta, Roro, Aulia, Jabbaar, Arman.
Sama tambahan; Pacir.

Cuma segitu? Iya cuma segitu.

Setelah MOPD, ya gue ngejalanin biasa aja bareng mereka, belom ada yang istimewa. Antara anak cewek sama anak cowok juga masih ada bates setebel tembok cina setinggi Mount Everest kali. Antara anak baru sama anak lama dari SD juga berasa banget jauhnya. Gak banget sumpah.

Terus setelah beberapa bulan, akhirnya gue kenal Fara. Anak baru pindahan dari Makassar. Anaknya alim gitu, pendiem (at that time). Nambah deh anak di kelas gue yang tadinya 15 jadi 16. Kita jalanin lagi bareng-bareng. Masih sama kaya paragraf sebelumnya. Krik.

Setelah UAS, baru deh ada konflik gitu antara anak baru-anak lama yang justru bikin kita makin solid. Gue masih suka ketawa ngakak kalo inget kejadian waktu itu. Tapi sama anak cowok? Ngobrol aja ogah. Gue gak tau kenapa. Tapi makin lama makin deket. Yaaaa masa iya sih sekelas mau diem-dieman terus sampe taun jebot? Yakin tahan?

Di akhir tahun pertama, kita semua makin solid, makin deket, kemana mana bareng, lebih sering maen bareng, nonton bareng, ah semuanya. Tapi di saat itu juga gue sama yang laen harus pisah sama wali kelas gue, Bu Iin, yang mau resign. The hardest part pada waktu itu.

Tahun kedua.

Nge-MOS? Iya dong. Kelas gue juga nambah murid baru tiga biji; Dhea, Malika, Rio. Anak kelas gue yang tadinya 16 jadi 19.

Di kelas 8 ini, solidaritas makin gue rasain segede-gedenya. Gue ngerasa mereka udah mulai jadi bagian dari hidup gue. Gue 'kecanduan' mereka. Gak bisa lepas, iya mereka temen-temen gue. Tapi setelah beberapa bulan, Malika pindah.

Hari demi hari gue jalanin bareng mereka. Makin hari makin seru, makin asik, makin segalanya. Dan di saat gue lagi bahagia itu, gue harus kehilangan Roro yang terpaksa pindah ke Bandung karena permintaan orang tuanya. Sedih gue gak bisa kebendung lagi. Jadi, waktu itu gue lagi ambil nilai buat pelajaran SBK. Setelah selesai, Dyta sama Aulia nangis. Gue bingung dan mereka langsung bilang kalo Roro mau pindah. Gue nangis senangis nangisnya orang nangis. Tapi mau gimana pun juga, Roro akhirnya tetep pindah ke Bandung :')

Dulu sempet ada nama angkatan 5th Generation sama 5licious buat angkatan gue, tapi di kelas 8 ini baru deh dibuat fix kalo nama angkatan gue itu, Igavene Viis. Dan bisa ditebak, makin hari gue makin sayang sama Igavene Viis.

Dan di tahun ketiga ini, ya, tahun terakhir. Dengan 17 anak yang tersisa, rasanya berat banget kalo nanti gue harus ninggalin mereka. Gue masih belom siap buat pisah sama mereka semua. Mereka udah jadi bagian dari hidup gue dan gue harap sebaliknya. Kalo udah kaya gini, tiga tahun itu rasanya bentar banget, ya, bentar banget. Rasanya baru kemaren gue kenal mereka semua, ngapalin nama mereka satu-satu plus muka-muka yang culun abis dan jauh dari kata cakep. But however, mereka itu temen-temen gue dan gue temen mereka, friends won't say never 'cause the welcome won't end. I wish I could keep them close as always 'cause friends are forever.

Wednesday, November 14, 2012

Hari Ini Hari Rabu

HALOOOOOOO
Gue seneng pake banget. BANGET.

GILAAAAAA.
Kelas gue menang lomba musikalisasi puisi, juara 1 jiiiirrrrrrrrr seneng bangeeeet :D

Dengan persiapan seadanya yang cuma 3 hari, latian sampe malem, capek, akhirnya kebayar semuanya sama piala yang tulisannya JUARA 1 :D:D:D:D:D

Tadinya gue kira gak bakalan juara, yaaa kalo pun juara paling juara 2 atau 3. Emang sih keliatannya lawan gak sebanding, tapi akhirnya kelas gue nemu lawan sebanding. Mereka tampil terakhir setelah kelas gue tampil. Nervous abis. Panik ngeliat mereka kok bagus gituuu._.

Tapi tapi tapi tapi tapi, pas pengumuman........

Juara 1, lomba musikalisasi puisi adalah..........

SMPI CIKAL HARAPAN II

Langsung pada teriak semua jir YEAAAAAAAAYYYYY! AKHIRNYAAAAAA

:D:D:D:D:D:D

Foto sama videonya nyusul deh, gue mau istirahat dulu capek beud hari ini. Tungguin ye.

Sunday, November 11, 2012

Perang Sendal

Hmmm.....

Gue mau cerita. Jadi pas hari Kamis kemaren itu kelas gue absurd bat.

Abis pelajaran Bahasa Sunda selese, langsung kan tuh pada ganti baju pramuka angkatan gue yang udah mirip baju tukang sampah #PrayForKelasGue

Pas udah pada balik ke kelas, ternyata pramukanya tuh lama banget gitu gak mulai-mulai, padahal kakak pembinanya udah ada. Akhirnya anak-anak cewe pada di luar, ngegosip. Anak cowonya pada nyanyi-nyanyi di kelas.

Gue yang tadinya di luar, masuk ke dalem nyusul si Dyta ama Siti yang dari tadi di dalem. Terus gue duduk di meja guru sambil nontonin si Dyta nguber-nguber Eka yang gak tau abis diapain sama Eka, sambil menikmati lagu-lagu yang udah biasa gue denger tiap hari sampe gue kena ganggungan pendengaran kaya gini-___-

Abis nguber-nguber Eka, si Dyta yang mungkin akhirnya sadar kalo di kelas itu dari tadi ada suara-suara yang gak wajar, langsung ngelempar sendal ke Arman, iya gara-gara lagunya kaga enak.

Eh sama Arman dibales.

Dyta bales lagi.

Terus anak cowo pada ikutan.

Gue yang bersimpati terhadap Dyta ikutan ngebantuin ngelemparin sendal.

Terjadilah perang sendal di kelas gue.

Anying wkwkwk.

Gue sama Dyta kepojok sampe keluar kelas. Jadi itu sendal ikutan mental mental ampe keluar kelas, untung Pa Riski ga liat wkwkwk.

Anak cewe yang lagi di luar jadi keikutan kena, akhirnya mereka ikutan lempar juga wkwkw ntar kalo gue udah gede mau bikin cabang olahraga baru dah, lempar sendal. Langsung dah anak kelas gue jadi atlit semua wkwk jirr

Terus gue sama yang laen nyoba masuk lagi buat nyerang. Pas abis ngelempar sendal, si Dyta langsung kena balesan. Mungkin rencananya sih mau nangkis, tapi apa daya, sendalnya malah nyangkut diketek wkwkw

Posisi gue di depan papan tulis.
Abis gue lempar sendal, gue langsung diserang juga. Tapi untungnya gue slim gitu ya, terlatih, jadi engga kena. Tapi pas gue ngadep ke belakang, udah ada sendal nyangkut di antara papan tulis sama tembok yang mau nyium gue, hadah wkwk-___-

Terus kan di depan kelas ada rak sepatu gitu, ada sepatunya, gak tau punya siapa. Si Alik ngambil yang ada heels nya gitu terus dilemparin ke dalem kelas, kena pacir. Alhamdulillah. Abis itu gue lempar sendal lagi ke dalem kelas, terus si alik bilang, "Nas, tadi lu mau lempar kena gue," oke wkwkwkw.

Dan akhirnya, saking emosinya gue, gue gebukin si Rio sama Pacir pake sendal wkwk-__-

Terus akhirnya pada keluar lagi, daripada badan lu sakit sakit ketimpuk sendal semua.

Pas abis pramuka, anak cewe pada siap siap di belakang kelas bawa sendal masing-masing. Gue yang datengnya rada terakhir langsung ikutan jbjb wkwk pas anak cowo masuk.......................selesai.